Dari Abu Umamah radhiyallahu ‘anhu katanya, “Aku berkata (kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam) :

“Wahai Rasulullah, tunjukkan padaku suatu amalan yang bisa memasukkanku ke surga?” Beliau menjawab, “Engkau berpuasa, tidak ada (amalan) yang semisal dengan itu.” [Diriwayatkan oleh Nasa’i 4/165, Ibnu Hibban hal. 232 Mawarid, Al-Hakim 1/421, sanadnya Shahih]

Dalam hadits lain yang diriwayatkan dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu, ia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Jika Ramadhan tiba, maka pintu-pintu surga dibuka.’” (Diriwayatkan oleh al-Bukhari ((III/23) dan Muslim (III/121))

Diriwayatkan dari Sahl radhiyallahu anhu, ia berkata, “Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Sesungguhnya di Surga itu terdapat satu pintu yang diberi nama ar-Rayyan. Dari pintu itu orang-orang yang berpuasa akan masuk pada hari Kiamat kelak. Tidak ada seorang pun yang masuk melalui pintu itu selain mereka. Ditanyakan, ‘Mana orang-orang yang berpuasa?’ Lalu mereka pun berdiri. Tidak ada seorang pun yang masuk melalui pintu itu selain mereka. Jika mereka sudah masuk, maka pintu itu akan ditutup sehingga tidak ada lagi seorang pun yang masuk melalui pintu tersebut.’” (Diriwayatkan oleh al-Bukhari (III/23) dan Muslim (III/157))

Beberapa hadits di atas menunjukkan bahwa dengan puasa, seseorang akan dimasukkan ke dalam surga Allah ta’ala. Allah telah meringankan hamba-hamba-Nya yang beriman untuk melakukan ibadah puasa dan ibadah-ibadah lainnya pada bulan Ramadhan. Betapa kita bisa melihat dan merasakan akan kemudahan ini.

Referensi:
Sifat Puasa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, oleh Syaikh Salim bin Ied Al-Hilaaly, Syaikh Ali Hasan Abdul Hamid, Penerbit Pustaka Al-Haura.
Meraih Puasa Sempurna, oleh Dr. Abdullah bin Muhammad bin Ahmad ath-Thayyar, Penerbit Pustaka Ibnu Katsir.

Comments are closed.