Kerap kita temui di masyarakat, orang-orang saling mempersilakan satu dengan yang lainnya untuk mengisi shaf pertama dalam shalat berjamaah. Boleh jadi mereka lakukan dalam rangka saling menghormati yang lebih tua. Namun tidak menutup kemungkinan karena malas menjadi makmum di shaf terdepan, untuk ini kita patut mohon pertolongan pada Allah ta’ala.

Diriwayatkan dari Al Barra’ bin ‘Adzib bahwa Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“إن الله وملائكته يصلون على الصف المقدم، والمؤذن يغفر له مدى صوته ويصدقه من سمعه من رطب ويابس وله مثل أجر من صلى معه” .
“Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat kepada orang-orang di shaf awal, dan muadzin itu akan diampuni dosanya sepanjang radius suaranya, dan dia akan dibenarkan oleh segala sesuatu yang mendengarkannya, baik benda basah maupun benda kering, dan dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang-orang yang shalat bersamanya” (Diriwayatkan oleh Ahmad dan Nasa’i Juz 2: 646, lafazh ini miliknya. Hadits ini shahih li ghairihi menurut Syaikh Al-Albani dalam Shahih At-Targhib wat TarhibJuz 1: 235)

Semoga Allah menolong kita untuk senantiasa berdzikir, bersyukur dan semangat dalam beribadah kepada Allah ta’ala.

Comments are closed.